Saturday, August 13, 2011

Penemuan Ikan Berkepala Buaya di Tegal - Penjelasan

Bulan februari 2011 silam warga tegal, jawa tengah digegerkan oleh penemuan seekor ikan dengan bntuk yang aneh, yaitu berkepala buaya dan bersisik layaknya ular. Pihak pihak yang berpengalaman dalam bidang perikanan menyimpulkan hal ini adalah salah satu spesies ikan purba yang telah punah. Tetapi saya punya pendapat lain yang mungkin menunjukkan identitas ikan aneh ini

mungkin berita ini adalah berita lama,tetapi saya baru mengetahuinya pada tayangan onthespot edisi 10 agustus 2011 lalu. Berikut saya lampirkan berita yang saya dapat dari Suaramerdeka.com.


"Tegal, Cybernews. Warga sekitar kolam perbaikan kapal PT Sanur Marindo Ship di Pelabuhan Tegal, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, digemparkan dengan tertangkapnya ikan berkepala buaya dan memiliki sisik layaknya ular. Ikan itu, ditemukan kakak beradik Atmo Wijoyo (40) dan Tamiludin (34), yang tengah menjala di kolam yang terletak di depan rumahnya. ''Saya
menggunakan perahu kecil ya seperti jukung ini, lalu mencari ikan di kolam ini mulai pukul 19.00 sampai pukul 21.00, pada Sabtu (5/2),'' terang Atmo didampingi adiknya, Tamiludin, Selasa (8/2). Karena tak kunjung mendapatkan ikan, Tamil panggilan akrab Tamiludin
menyorotkan senter ke air kolam itu. ''Saya kaget karena melihat ikan berkepala seperti kepala buaya. Saya sorotkan lagi senternya, ternyata sisiknya mirip seperti sisik ular,'' ucap dia. Mengetahui hal aneh seperti itu, Atmo kemudian melempar jaring
untuk menangkapnya. Ikan pun dapat ditangkap sekitar pukul 21.00. Kakak beradik itu lalu pulang ke rumah. Ikan aneh dengan panjang sekitar 50 cm, berat 1,7 kg itu kemudian ditaruh di kolam kecil yang biasa untuk menyimpan ikan mujahir hasil tangkapannya. Esok harinya sejumlah tetangganya dan warga Kelurahan Mintaragen dan
sekitar berbondong-bondong
melihatnya. Warga Penasaran Kabar penemuan ikan aneh itu pun akhirnya menyebar ke warga Kota Tegal lainnya. Bahkan hingga Slawi (Kabupaten Tegal) dan Brebes. Banyak warga lainnya yang penasaran ingin melihat keanehan tersebut.


Rektor UPS Tegal Prof Dr H Tri Jaka Kartana MSi mendengar informasi tersebut, juga langsung memerintahkan Dekan Fakultas Perikanan Ir Nurjanah MSi untuk segera meneliti soal ikan berkepala buaya dan bersisik mirip sisik ular. Berdasarkan literatur yang ada, juga penelitian sejumlah ilmuwan
yang telah diumumkan dalam
jurnal ilmiah pada 2006 dan disempurnakan Juni 2009, diketahui ikan yang memiliki dua pasang sirip itu disebut sebagai Tiktaalik, seekor ikan purba yang diperkirakan sudah punah ratusan tahun lalu. Ikan berkepala buaya tersebut juga memiliki insang yang tidak biasa, sehingga bisa bertahan hidup dalam perairan dangkal dan sering menunjukkan dirinya di permukaan air. Keunikan itu pula yang kemudian menyimpulkan bahwa ikan ini merupakan jenis ikan hasil evolusi antara ikan dan makhluk hidup berkaki empat lainnya seperti dinosaurus, burung dan mamalia"

di dalam berita diatas pihak fakultas perikanan UPS Tegal menyatakan ikan itu adalah ikan Tiktaalik, ikan purba yang sudah punah ratusan tahun lalu.
Saya yang merasa sedikit aneh jika ikan itu adalah ikan purba yang dimaksud mencari tahu apa itu Tiktaalik dan hasilnya, ikan berkepala buaya di tegal dan Tiktaalik tidaklah cocok.

Tiktaalik
penjelasan dari pihak UPS Tegal memang tidak salah, ikan ini di perkirakan hasil evolusi.
Fosil Tiktaalik pertama kali ditemukan di Ellesmere Island, Nunavut, Canada pada 2004 lalu, ikan ini di perkirakan hidup antara 365 - 380 juta tahun silam.
Berikut adalah bentuk fosil dan rekonstruksi dari Tiktaalik.


Dari bentuk yang di dapat tentunya sama sekali tidak mirip dengan ikan yang ada di tegal. Lalu apakah ada ikan yang sudah dikenal dan mempunyai bentuk seperti buaya itu?
Jawabanya ada dan itu adalah ikan Alligator Gar atau di indonesia disebut ikan Alligator saja dan sebenarnya telah menjadi ikan hias.


Bentuknya mirip dengan ikan berkepala buaya yang ditemukan di tegal.
Ikan alligator gar adalah spesies terbesar dari keluarga ikan Gar yang mayoritas spesies ini hidup di amerika, kanada dan meksiko. Namun pernah juga ditemukan di turkmenistan, hongkong, malaysia dan singapura.
Dari informasi yang saya dapat dari wikipedia ini dan melihat persebarannya di 2 negara tetangga indonesia, maka saya yakin ikan berkepala buaya di tegal itu adalah ikan dari jenis Alligator gar yang hidup di indonesia.


Sumber:
suaramerdeka.com
wikipedia, Tiktaalik
wikipedia, Alligator Gar

3 comments:

Suria Dharma said...

ternyata lebih pinter anda dari pada rektor dan dekan UPS.hebat sekali gan.mantabs infonya

Anonymous said...

benar ituuu saya juga nonton di tv wild ttg ikan. itu adalah sejenis ikan gar buaya yang biasayna ikan remajanya hidup di perairan payau atau rawaaa

Fish said...

yang pasti dan sangat jelas adalah bahwa evolusi itu bener- bener tidak ada. mahluk dari 250 jt tahun lalu sampai detik ini masih tetep saja gitu. masih hidup lagi.

Post a Comment

Untuk copas dan share mohon tetap sertakan linkback ke blog ini. Blog ini tidak meminta pembacanya untuk percaya pada apa yang tertulis di blog ini. Percaya atau tidak, itu pilihan anda :-)